MENEMBUS BATAS USIA, RAIH CUAN LEWAT SOSIAL MEDIA

WhatsApp Image 2026 09 07 At 12.04.10 PM

Jakarta – Aktivitas tak biasa mewarnai Aula Kecamatan Pondokgede, Bekasi, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Puluhan warga lanjut usia berkumpul, menggenggam gawai, dan sibuk mempraktikkan pembuatan konten digital. Lewat kolaborasi Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Khusus (PTKK) Kementerian Ketenagakerjaan, Radio Lansia, dan DPPKB Kota Bekasi, para peserta dari Sekolah Lansia Poge Hebat Pondokgede, Bekasi mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas kewirausahaan berfokus pada pemanfaatan program TikTok Affiliate.

Rahayu Sri Palupi, Koordinator Bidang Tenaga Lanjut Usia Kemnaker, menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk menjawab tantangan kemandirian lansia di era serba digital. Pelatihan tidak sekadar mengajarkan literasi teknologi, tetapi juga membuka ruang bagi warga senior untuk memiliki penghasilan tambahan yang fleksibel tanpa mengabaikan aspek fisik dan sosial mereka.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan lansia memiliki sumber penghasilan tambahan yang fleksibel, meningkatkan kompetensi literasi digital, serta memanfaatkan jaringan sosial yang sudah dimiliki untuk menjaga produktivitas,” ujar Palupi.

“Ya tentunya nanti kita akan melakukan monitoring dan juga evaluasi atas keberhasilan program ini. Jadi program ini tidak berhenti sampai di sini, tapi kita juga nanti tetap akan berkoordinasi dengan Radio Lansia seberapa jauh keberhasilan dari para lansia kita ini bisa sukses menjadi TikTok affiliate untuk ke depannya,” tambah Palupi.

WhatsApp Image 2026 09 07 At 12.07.38 PM
Inovasi Pemberdayaan Warga Senior

Langkah terobosan ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah tingkat lokal. Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pondokgede, Ana Yulianti menilai kehadiran pelatihan berbasis media sosial dipandang melengkapi ragam kegiatan kreasi yang selama ini berkutat pada aktivitas fisik dan seni.

“Saya sangat mengapresiasi Sekolah Lansia Poge Hebat yang sangat berinovasi dan kreatif. Hari ini ditambah kegiatan peningkatan kapasitas kewirausahaan. Ini sangat menambah ilmu dan wawasan lansia untuk mengisi hari-hari mereka secara bermanfaat,” ujar Ana.

Antusiasme peserta terlihat saat materi teori langsung dilanjutkan dengan praktik lapangan. Berbagai teknik pengambilan gambar dan pengunggahan konten dipelajari dengan penuh semangat, baik di dalam maupun luar ruangan.

Baca Juga: GELIAT JEMARI SENJA DI LAYAR KACA

“Siswa lansia bisa bersosial media dengan baik dan bijak. Selama pembelajaran mereka sangat antusias, bisa mengaplikasikannya dalam program TikTok, dan mengikuti seluruh proses dengan gembira. Kami berharap Kemnaker terus mencetak lansia produktif di masa emasnya,” ujar Hasni Farda, Kepala Sekolah Lansia Selancar Poge Hebat Pondokgede.

20260827 081105
Pantang Kalah dari Yang Muda

Bagi para peserta, materi pelatihan memberikan perspektif baru bahwa keterbatasan usia bukan penghalang untuk menguasai teknologi modern dan dunia usaha.

“Sangat menarik dan bermanfaat. Kami di usia yang sudah lanjut mendapatkan ilmu baru dan tidak boleh kalah dengan yang muda untuk tahu dunia digital, bermain TikTok, serta mempromosikan produk. Kami sudah praktik dan bisa mengunggah konten hari ini,” ujar Lestari Tri Ratnawati, peserta pelatihan penunh semangat.

WhatsApp Image 2026 09 07 At 1.53.19 PM

Melalui sinergi lintas lembaga ini, pemberdayaan lansia kini bertransformasi dari sekadar kegiatan pengisi waktu luang menjadi gerakan ekonomi produktif yang inklusif. Pendampingan berkelanjutan menjadi kunci agar wawasan digital yang telah diperoleh para peserta dapat terus berkembang menjadi kemandirian yang nyata di masa tua.

Bagikan Liputan Ini ke Teman dan Grup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *