Komunitas

MAU JAGO CHUZHEN? YUK GABUNG DI SINI!

JAKARTA – Bertempat di Institut Nalanda, Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Juli 2026, Radio Lansia bekerjasama dengan Institut Nalanda sukses menggelar Pelatihan Akupresur TUINA CHUZHEN.

Acara ini berlangsung sangat spesial dan eksklusif dengan pembatasan kuota hanya untuk 24 orang pendengar setia Radio Lansia. Hadir sebagai instruktur utama adalah Dr. Willie Japaries, MARS., Ph.D., seorang pakar sekaligus dosen senior di Institut Nalanda, yang mengupas tuntas metode pengobatan tradisional berbasis ilmiah ini.

Belajar Mengenal Titik Penting Tubuh

Daya tarik utama dari pelatihan ini adalah teknik praktis pijat akupresur menggunakan alat bantu kayu Chuzhen tanpa jarum. Manfaat praktis inilah yang mendorong Marizal, seorang peserta yang jauh-jauh datang dari Palembang, untuk ikut bergabung.

“Ini karena menyangkut kesehatan, jadi saya pikir alangkah baiknya kalau saya mengikuti ini. Jadi, saya ingin tahu sekali. Setidaknya saya jadi tahu bahwa di dalam tubuh kita ada titik-titik yang paling penting yang kita harus ketahui, dan mungkin di sinilah kita pelajari, di Chuzhen hari ini,” ungkap Marizal.

Marizal juga menambahkan bahwa ketertarikannya bermula setelah melihat beberapa shinshe di daerah asalnya yang kerap merekomendasikan kombinasi obat herbal dan titik akupunktur.

Rasa ingin tahu yang serupa juga dirasakan oleh Lilik Prasodjo, Ketua Persatuan Pensiunan Nasional. Menurutnya, praktik langsung di kelas membuka cakrawala baru bahwa dunia akupunktur tidak terbatas pada jarum saja, melainkan ada teknik memijat yang sangat kaya.

“Kayaknya menarik juga, itu pengetahuan yang baik, dan itu bisa untuk terapi pribadi, terapi keluarga. Jadi, tidak perlu terapis, tapi bisa membantu untuk keluarga sendiri bila ada masalah,” ujar Lilik penuh semangat.

Tidak hanya bagi kalangan senior, ilmu ini juga sangat aplikatif bagi dunia usaha dan akademik. Dian, seorang ibu rumah tangga yang sedang menekuni usaha facial dan terapi spa, merasa bersyukur karena materi pelatihan ini sangat sesuai dengan ekspektasinya.

“Menambah ilmu baru yang pasti. Kemudian, saya juga bisa nantinya menerapkan kepada klien-klien saya yang mengalami keluhan-keluhan, yang bisa saya bantu dengan terapi akupunktur Chuzhen ini,” tutur Dian.

Di sisi lain, RR Susi Tri Hartati yang saat ini sedang menempuh kuliah akupunktur, sengaja hadir karena metode ini merupakan bagian dari SKS kuliahnya sekaligus ingin berguru langsung pada ahlinya.

“Saya sangat berminat ingin belajar dari para ahli, khususnya untuk dokter Willie. Jadi, saya sangat tertarik dengan profil beliau. Dan saya mengikuti Radio Lansia untuk menambah wawasan saya tentang kesehatan, terutama untuk kesehatan tradisional,” kata Susi sembari berharap pelatihan ini dapat berlanjut ke level berikutnya agar ilmu tersebut terus berkembang.

Jembatan Ilmiah Antara Medis Modern dan Terapi Komplementer

Kehadiran para dokter konvensional dalam ruang pelatihan ini mempertegas posisi TUINA CHUZHEN sebagai bagian dari complementary medicine (terapi pelengkap) yang diakui secara klinis.

“Jadi, kan di dunia kedokteran itu ada terapi medis biasa. Ada juga terapi komplementari (terapi pelengkap), ada juga alternatif medisin. Chuzhen ini termasuk komplementari medisin. Jadi terapi pelengkap yang bisa dipakai di kalangan medis untuk membantu meringankan gejala penyakit atau menyembuhan penyakit-penyakit yang memang cocok diterapi dengan Chuzhen tadi,” jelas dr. Robert.

Tonton juga :
Pelatihan Eksklusif TUINA CHUZHEN yang Bikin Banyak Orang Penasaran!

Manfaat emosional dan praktis juga dirasakan oleh dr. Lindawati yang merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan tambahan pengetahuan yang detail dan mudah dimengerti langsung dari Dr. Willie. “Jadi, untuk terapi Chuzhen ini saya ingin menerapi orang tua saya yang takut jarum. Harapannya, semoga ilmu ini dapat berkembang,” ungkapnya tulus.

Rasa kagum senada disampaikan oleh dr. Tien Herlianti, M.M., yang awalnya penasaran dengan efektivitas terapi menggunakan media kayu ini.

“Sangat menarik sekali, ternyata betul. Saya bisa terapi diri sendiri dan juga saya bisa terapi untuk orang lain. Buat teman-teman yang belum tahu acara ini, coba deh ikut dulu latihannya,” ajak dr. Tien.

Menuju Pemberdayaan Komunitas di Era Aging Society

Melihat tingginya semangat para peserta, Dr. Willie Japaries, MARS., Ph.D., selaku instruktur, mengaku tidak menemukan kesulitan berarti selama mengajar.

“Saya kira tadi para peserta antusias. Yang penting yang diajarkan itu bisa langsung dipraktikkan, bermanfaat khususnya bagi lansia. Ada keluhan pegel, linu, dan capek. Dengan terapi ini bisa untuk diri sendiri maupun untuk keluarganya,” ujar Dr. Willie.

Menanggapi hadirnya para dokter medis, Dr. Willie memberikan apresiasi yang tinggi karena metode Chuzhen memang telah terbukti secara ilmiah (Evidence-Based Medicine) dan dipublikasikan di jurnal internasional, sehingga memiliki titik temu yang kuat dengan ilmu kedokteran modern.
Dr. Willie juga memuji konsistensi Radio Lansia dalam menggerakkan komunitasnya demi menyambut pergeseran demografi ke arah masyarakat menua (aging society).

“Semua orang akan tua. Dan juga masyarakat menuju ke proses penuaan juga. Jadi, para lansia diberdayakan seperti ini, saya kira sangat bagus. Untuk kesehatan semua kalangan memerlukan. Saya kira sangat bagus sekali. Saya mendukung,” tegas Dr. Willie menutup sesi wawancara.

Melalui penyelenggaraan Pelatihan Akupresur TUINA CHUZHEN ini, Radio Lansia dan Institut Nalanda tidak hanya berhasil mentransfer pengetahuan yang berharga, tetapi juga telah membentangkan langkah nyata dalam mempersiapkan dan memberdayakan masyarakat menghadapi era aging society.

Semoga sinergi edukatif seperti ini dapat terus berlanjut ke tingkat yang lebih tinggi, sehingga semakin banyak keluarga Indonesia yang merasakan faedah nyata dari kemandirian terapi kesehatan tradisional.

@dm1n

Recent Posts

Semangat Belajar Hidup Sehat Dan Sukacita di Sekolah Lansia Damai Sejahtera – Bekasi Selatan

Jakarta – Sekolah Lansia Damai Sejahtera Bekasi Selatan, Bekasi sukses menyelenggarakan sesi pembelajaran penting mengenai…

1 day ago

Sinar Yang Memancar Dari Siswa Sekolah Lansia Bersinar

JAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula Kampus Universitas Bani Saleh, Bekasi. Puluhan…

1 day ago

Janji Urus Lansia Sepenuh Tenaga di HLUN 2026

JAKARTA – Atmosfer hangat dan penuh semangat menyelimuti Gedung RS PON Prof. Dr. dr. Mahar…

1 day ago

Dokter Handrawan Nadesul dan Jim Mintarja Bongkar Rahasia Sehat Sepanjang Hayat.

oppo_0 JAKARTA, Radio Lansia — Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Komunitas…

1 day ago

MENUA ITU PASTI, GEMBIRA ITU PILIHAN!

JAKARTA — Suasana hangat dan ceria menyelimuti aula Gereja St. Bartolomeus, Taman Galaxy, Bekasi Selatan…

4 days ago

Warga Senior Bintaro Cerdas, Hoaks Pun Kandas

JAKARTA — Usia senja bukanlah hambatan untuk terus menyerap informasi baru dan beradaptasi dengan perkembangan…

4 days ago