Jakarta – Ruang publik Pakuwon Mall, Bekasi, mendadak penuh sesak dan riuh oleh gelak tawa serta antusiasme ratusan lansia. Komunitas Sekolah Lansia Kota Bekasi sukses mencuri perhatian publik saat berpartisipasi dalam ajang bergengsi Pesta Wirausaha Kota Bekasi 2026 yang diselenggarakan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA) pada Senin, 27 Juli 2026.
Kehadiran komunitas lansia di panggung wirausaha ini bukanlah hal yang didapatkan secara cuma-cuma. Perjuangan panjang harus dilalui agar keberadaan lansia diakui dan diberi ruang dalam acara bertaraf kota tersebut.
Sri Kustini, Kepala Sekolah Lansia Selantang Ceria Bekasi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para anggotanya hingga bisa tampil di acara ini.
“Ini adalah acara Pesta Wirausaha Kota Bekasi 2026. Karena basisnya komunitas, kami dipanggil sebagai komunitas lansia. Saya ajukan sekolah lansia, dan untuk bisa masuk ke acara ini ternyata tidak segampang itu. Kita harus mengikuti beberapa tahap sampai akhirnya kami lolos. Kami diinterview, ditanya banyak hal tentang komunitas ini. Dan akhirnya kami lolos setelah menyingkirkan cukup banyak peserta yang akhirnya gugur,” ujar Sri.
“Alhamdulillah, pada Pesta Wirausaha Kota Bekasi tahun 2026 ini, kami bisa menghadirkan hampir 300 lansia pada hari ini,” lanjut Sri.
Pesta Wirausaha Kota Bekasi 2026 sendiri merupakan hajatan besar bagi para pelaku usaha lokal. Berlangsung marathon selama 7 hari 7 malam dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, acara ini menggandeng 16 komunitas di Kota Bekasi.
Joko Purwanto, Project Leader Pesta Wirausaha Kota Bekasi 2026, memberikan hormat dan kekagumannya atas partisipasi aktif dari Sekolah Lansia.
“Pesta Wirausaha Kota Bekasi merupakan ajang besar pertemuan para wirausahawan—baik yang baru mau berbisnis, sudah berbisnis, maupun warga yang mau belajar. Kami bekerjasama dengan 16 komunitas, salah satunya Sekolah Lansia Kota Bekasi. Ratusan anggota mereka hadir di Pakuwon Mall dan mengadakan aktivitas bersama. Kami sangat salut, ini adalah komunitas terbanyak yang menghadirkan anggotanya untuk memeriahkan Pesta Wirausaha Kota Bekasi,”ungkap Joko.
Dalam alokasi waktu tampil selama dua jam, para lansia menunjukkan bahwa usia produktif tidak berhenti di angka 60 tahun. Berbagai seni dan hasil karya dipamerkan, mulai dari pertunjukan musik angklung, tari line dance, hingga pameran kerajinan batik jumputan.
Mami Chan, Kepala Sekolah Lansia Selasih (Jatiasih) yang juga mantan Ketua UMKM Jatiluhur, menegaskan bahwa lansia memiliki peran nyata dalam pergerakan ekonomi kreatif.
“Kami diberi kesempatan selama 2 jam untuk tampil menampilkan karya-karya lansia yang selama ini dilaksanakan, seperti angklung, ekskul ngebatik, jumputan, dan line dance. Sebenarnya usia itu kan cuma angka, yang penting ada kemauan keras. Mula-mula kami di sekolah lansia itu melalui ekskul. Ibu-ibu diajar dulu tekniknya membuat batik. Kalau ada orderan, kami libatkan siapa yang bisa,” ujar Mami Chan.
“Harapan ke depannya, kami selalu berdoa supaya lansia jangan dianggap sebagai warga nomor tiga. Ke depannya mudah-mudahan kami lebih giat lagi, dan yang penting tetap menjaga Kesehatan,” tambah Mami Chan penuh harap.
Semangat pantang menyerah dari para lansia ini mendapat apresiasi hangat dari sesama penggiat seni dan budaya.
Amelia Salim dari Komunitas AWI Warisan Budaya Indonesia yang turut hadir membawakan pertunjukan angklung, menyuarakan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah.
“Kami sangat mendukung kegiatan acara untuk lansia. Kami sadari bahwa lansia yang pensiun di usia 60 tahun ke atas sebetulnya masih produktif, masih bisa dikaryakan, dan melakukan kegiatan positif. Oleh karena itu, adanya sekolah lansia atau kegiatan khusus lansia merupakan hal yang sangat positif. Saya berharap pemerintah selalu mendukung kegiatan-kegiatan lansia, terutama dalam penyediaan fasilitas yang ramah lansia,” ujar Amelia.
Kehadiran Komunitas Sekolah Lansia di Pesta Wirausaha Kota Bekasi 2026 melampaui sekadar unjuk bakat; ini adalah perayaan kehidupan, kemandirian, dan martabat di usia senja. Lewat keceriaan langkah line dance, keharmonisan alunan angklung, serta keindahan helai kain batik yang mereka hasilkan, para lansia telah membuktikan kepada kita semua bahwa semangat untuk berkarya, berdaya, dan berdampak bagi masyarakat tidak pernah kenal kata pensiun.
JAKARTA — Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan pengamatan lapangan…
SOLO – Tawa lepas, pelukan hangat, hingga cerita masa lalu mewarnai Silaturahmi Nasional Persatuan Pensiunan Nasional…
Jakarta – Sekolah Lansia Damai Sejahtera Bekasi Selatan, Bekasi sukses menyelenggarakan sesi pembelajaran penting mengenai…
JAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula Kampus Universitas Bani Saleh, Bekasi. Puluhan…
JAKARTA – Atmosfer hangat dan penuh semangat menyelimuti Gedung RS PON Prof. Dr. dr. Mahar…
oppo_0 JAKARTA, Radio Lansia — Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Komunitas…