3000-an Lansia Unjuk Kebolehan Main Angklung & Fashion Show Di Kriyaan Lansia II

20260708 103141

Jakarta – Suasana kegembiraan menyelimuti Gedung Olahraga (GOR) Bang Yan, Kota Bekasi, Rabu 8 Juli 2026. Ribuan peserta Sekolah Lansia dari berbagai penjuru Kota Bekasi berkumpul dengan energi yang luar biasa. Mereka hadir untuk memeriahkan Kriyaan Lansia 2 Tahun 2026, sebuah ajang unjuk bakat, kreativitas, dan ruang silaturahmi yang diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bekasi.

Acara ini berlangsung sangat meriah dengan berbagai penampilan memukau dari para lansia. Mulai dari aksi harmonisasi angklung massal yang dimainkan bersama seluruh undangan, kelincahan gerakan line dance, keanggunan peragaan busana (fashion show), hingga penampilan khusus dari Sekolah Lansia Latansa Sakura Bekasi Barat, serta pameran UMKM para peserta. Kemeriahan semakin lengkap dengan kehadiran penyanyi legendaris, Victor Hutabarat, yang sukses mengajak bernostalgia.

Tidak hanya menjadi pesta rakyat, acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd.; Walikota Bekasi, Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono; serta jajaran pejabat pusat dan daerah terkait.

20260708 093813

Kurikulum Kegembiraan dan Cetak Lansia SMART

Kriyaan Lansia bukan sekadar panggung hiburan biasa, melainkan bagian dari proses edukasi berkelanjutan yang dirancang khusus oleh pemerintah daerah.

“Acara ini merupakan agenda rutin. Dalam tata kelola lansia, kami memiliki Sekolah Lansia dengan modul hingga 12 kali pertemuan sebelum nantinya diwisuda. Nah, di tengah-tengah kurikulum itu, kita mengadakan Kriyaan Lansia untuk melibatkan kreativitas mereka, baik di bidang seni maupun produk UMKM kelompok. Kami sengaja adakan ini agar mereka bisa mempresentasikan hasil karya dalam pengembangan diri menjadi lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat, atau yang kita kenal dengan SMART,” ujar dr. Johny Timbul Pardomuan, MM., Kabid Ketahanan Keluarga DPPKB Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia.

Baca Juga: Aplikasi Android Yang Bermanfaat Untuk Lansia, Nomor 4 Bikin Bahagia

“Betul, kita coba mengapresiasi para siswa-siswi sekolah lansia dalam bentuk kriyaan. Kriyaan itu artinya kegembiraan. Sebuah bentuk apresiasi dan kegembiraan, dan mereka luar biasa semangat,” ujar Dr. dr. Kusnanto Saidi, MARS., Kepala Dinas DPPKB Kota Bekasi menambahkan.

20260708 085938

Mengatasi Problem Utama Lansia

Pertumbuhan jumlah lansia (aging population) di Kota Bekasi berkembang pesat seiring tingginya Angka Harapan Hidup (AHH) yang mencapai 76-77 tahun. Fenomena ini membawa tantangan tersendiri bagi pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menjaga kesehatan mental para lansia.

“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri undangan dari Pak Wali Kota Bekasi yang luar biasa. Namanya Kriyaan Lansia. Jadi kayak pesta lansia, yang kebetulan di Kota Bekasi ini luar biasa. Lansianya sangat produktif, bagus-bagus,” ujar Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

“Yang kedua juga kita pastikan kita punya program yang berkenaan dengan lansia. Ada empat sebenarnya, tapi saya fokuskan dua. Satu Sekolah Lansia, yang kedua Lansia Intrepreneur. Karena eging population kita ini kan sudah 11,9% termasuk di Bekasi. Karena angka harapan hidupnya luar biasa, 76-77, artinya lansia umur 60-77 itu ada 11,9% di Kota Bekasi. Dan itu tentu kita berdayakan, kita kasih aktivitas, salah satunya sekolah lansia. Kalau tidak ada kegiatan, itu bahaya. Karena itu, lewat program Sekolah Lansia dan Lansia Intrepreneur, kita beri mereka aktivitas agar lebih produktif dan mengurangi kesepian,” lanjut Wihaji.

Lonjakan Peserta dan Dukungan Penuh Pemerintah Daerah

Komitmen Kota Bekasi dalam memuliakan warganya di usia senja dibuktikan dengan cakupan Sekolah Lansia yang terus melampaui target awal sejak dirintis beberapa tahun lalu.

“Kehadiran Pak Menteri tentu menjadi dukungan pusat yang memberikan semangat dan motivasi bahwa hidup itu terus berjalan. Terkait Sekolah Lansia, awalnya pada tahun 2022 saat saya menjadi PLT, target kita 3.000 lansia. Tapi ternyata lonjakannya luar biasa. Masuk tahun ke-3 ini, sudah ada 3.500 lebih lansia yang dididik, tersebar di 22 Sekolah Lansia di seluruh kecamatan. Kita bahkan bikin jenjang S1, S2, dan S3,” jelas Dr. H. Tri Adhianto Tjahyono, Walikota Bekasi.

Baca Juga: Cara Merawat Rambut Lansia Yang Rontok dan Kusut

“Yang utama adalah mereka selalu guyup, gotong royong, silaturahmi. Sehingga itulah yang menyebabkan mereka panjang umur, murah rejeki, dan enteng sehatnya,” lanjut Tri.

20260708 112813

Bahagia dan Tetap Berprestasi di Masa Tua

Kebahagiaan mendalam tidak hanya dirasakan oleh para pejabat, namun terpancar jelas dari raut wajah para kepala sekolah yang mendampingi langsung keseharian para lansia.

“Alhamdulillah di Kriyaan 2026 ini Latansa Sakura bisa meraih juara 1 untuk Lomba Angklung dan Lomba Line Dance. Sangat bersyukur ya, dan pastinya sangat bahagia. Yang utama semakin semangat, tetap semangat untuk mengejar prestasi dan mengisi masa tua dengan penuh kebahagiaan,” ujar Kurniatun Fajar, Kepala Sekolah Latansa Sakura Bekasi Barat.

Tonton juga : RIBUAN LANSIA BERKUMPUL, SUASANA GOR BANG YAN BEGITU MERIAH!

“Sangat antusias banget ya, antusias sekali. Lansianya juga mantap-mantap. Harapannya ke depan bisa lebih maju lagi,” lanjut Wiwik Hairia, Kepala Sekolah Lansia Bersinar, Bekasi Selatan menambahkan.

Melalui perhelatan Kriyaan Lansia 2 Tahun 2026 ini, Kota Bekasi berhasil membuktikan bahwa bertambahnya usia bukanlah sebuah alasan untuk berhenti berkarya dan mematikan produktivitas. Sinergi yang hangat antara program edukasi pemerintah, kebersamaan yang guyub antarwarga, serta semangat membara dari para lansia itu sendiri menjadi kunci utama dalam mengubah bayang-bayang kesepian masa tua menjadi lembaran baru yang penuh warna, bermartabat, dan sarat akan prestasi.

Bagikan Liputan Ini ke Teman dan Grup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *