Komunitas

Janji Urus Lansia Sepenuh Tenaga di HLUN 2026

JAKARTA – Atmosfer hangat dan penuh semangat menyelimuti Gedung RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Cawang, Jakarta Timur pada 12-13 Juni 2026. Kementerian Kesehatan sukses menggelar puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Ke-30. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, acara yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan ini dihadiri oleh lintas sector – mulai dari pejabat pemerintahan, akademisi, hingga pegiat lansia-dan membawa misi besar mempersiapkan masa tua yang sehat sejak usia pra-lansia.

Radio Lansia berkesempatan merangkum langsung suara, strategi, dan asa dari para tokoh yang berada di garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan lansia di Indonesia.

Dari Deteksi Dini hingga Fasilitas Ramah Lansia

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa kunci utama kesejahteraan lansia adalah tindakan preventif dan kemudahan akses layanan kesehatan. Saat berbincang dengan Radio Lansia (12/6), dr. Imran Pambudi, MPHM., Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes menyampaikan bahwa targetnya tidak lagi sekadar mengobati, melainkan menjaga agar kelompok pra-lansia tetap bugar saat memasuki usia senja.

“Jadi kalau tahun lalu perayaannya di panti, jadi terbatas gitu. Tapi tahun ini kita ingin lebih rame, kemudian isunya juga bukan hanya tentang lansia saja, tetapi bagaimana pra-lansianya. Agar pada saat pra-lansia mereka sudah mulai memperhatikan gaya hidup, supaya pada saat lansianya tetap sehat,” ujar Imran.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenkes meluncurkan dua strategi utama: masifikasi screening kesehatan berkala untuk mendeteksi penyakit sejak dini, serta revitalisasi fasilitas kesehatan. Saat ini, sekitar 80% (atau setara dengan 8.500) Puskesmas di Indonesia telah bertransformasi menjadi fasilitas yang ramah lansia. Selain itu, rumah sakit kembali mengaktifkan layanan Poligeriatri Terpadu, sehingga pasien lansia bisa mendapatkan pelayanan komprehensif hanya dalam satu kali kunjungan.

Membuka Jalan Kembali ke Pasar Kerja

Tantangan lansia tidak hanya berada di ranah kesehatan fisik, melainkan juga produktivitas dan kemandirian ekonomi. Kabar baik datang dari sektor ketenagakerjaan, dimana pemerintah kini mulai serius memetakan potensi para lansia yang masih ingin dan mampu berkarya.

“Terkait dengan ketenaga kerjaan lansia ini, baru saja mendapat perhatian khusus oleh kementerian di Indonesia. Nah untuk saat ini kami sedang melakukan analisis pasar kerja. Harapannya ya ke depan itu lansia-lansia yang bekerja juga mendapat perhatian,” ujar Dr. Lilis Heri Mis Cicih, M.Si., Pengajar dan Peneliti Senior FEB UI serta Pegiat Lansia.

Melalui pemisahan direktorat khusus di bawah Kementerian Ketenagakerjaan, analisis pasar kerja kini tengah digodok secara spesifik. Langkah ini merupakan kelanjutan dari buku pedoman penempatan dan pemberdayaan lanjut usia potensial, agar mereka memiliki ruang yang aman dan dihargai di dunia kerja.

Tonton Juga : Janji Urus Lansia Sepenuh Tenaga di HLUN 2026

Sentuhan ‘Homecare’ untuk Lansia Ketergantungan Total

Bagi lansia yang kehilangan mobilitas fisik dan memiliki ketergantungan tinggi, DKI Jakarta menghadirkan solusi inovatif bernama Pasukan Putih (Layanan Kesehatan Warga DKI). Dokter Sekar Putri, Staff Seksi UPL Keswa, Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes DKI Jakarta menuturkan bahwa program unggulan besutan Gubernur Pramono Anung yang diinisiasi sejak November 2025 ini menyasar warga rentan yang tidak mampu lagi datang ke fasilitas kesehatan.

“Kalau kemandirian di bawah 8 itu berarti ketika kita melakukan screening, dia tidak mampu untuk melakukan aktiviti ADL, activity daily living-nya dengan sendiri. Namun bukan berarti selamanya dikunjungi. Karena sebenarnya tolak ukurnya adalah meningkatkan kemandirian. Jadi mendatangi sesuai dengan kriteria, kemudian kita memandirikan keluarganya agar bisa membantu si pasiennya,” ujar dokter Sekar.

Pasukan Putih bergerak dengan konsep homecare yang terukur. Target utamanya adalah melatih dan mentransfer pengetahuan kepada pihak keluarga (caregiver), sehingga kualitas hidup pasien dapat meningkat dan ekosistem keluarga menjadi lebih mandiri dalam merawat anggotanya.

Sambutan Hangat dari Akar Rumput

Di lapangan, kehadiran Pasukan Putih terbukti membawa angin segar dan harapan baru bagi para lansia serta keluarga yang merawatnya. Wilayah Cawang, yang menjadi salah satu titik fokus, merasakan langsung dampak positif dari kehadiran program ini.

“Semua warga yang merupakan sasaran dari pasukan putih sampai saat ini menerima kedatangan ini. Jadi intinya mereka merasa terbantu dan mereka merasa termotivasi kembali untuk meningkatkan kesehatan mereka. Pesan saya untuk masyarakat, khususnya wilayah DKI Jakarta, mari kita bersama-sama meningkatkan kesehatan, terutama para lansia, supaya terjadi lansia yang sehat dan Bahagia,” jelas Melati Rajagukguk, PJ Pasukan Putih Wilayah Puskesmas Cawang.

Peringatan HLUN Ke-30 tahun 2026 ini menjadi momentum krusial yang menegaskan bahwa urusan lansia adalah urusan gotong royong lintas generasi. Melalui sinergi layanan kesehatan yang ramah, regulasi ketenagakerjaan yang inklusif bagi lansia potensial, hingga program jemput bola seperti Pasukan Putih, Indonesia sedang bergerak ke arah yang benar: sebuah bangsa yang tidak hanya memperpanjang usia harapan hidup warganya, tetapi juga memuliakan dan membahagiakan mereka di hari tua.

@dm1n

Recent Posts

Semangat Belajar Hidup Sehat Dan Sukacita di Sekolah Lansia Damai Sejahtera – Bekasi Selatan

Jakarta – Sekolah Lansia Damai Sejahtera Bekasi Selatan, Bekasi sukses menyelenggarakan sesi pembelajaran penting mengenai…

1 day ago

Sinar Yang Memancar Dari Siswa Sekolah Lansia Bersinar

JAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Aula Kampus Universitas Bani Saleh, Bekasi. Puluhan…

1 day ago

Dokter Handrawan Nadesul dan Jim Mintarja Bongkar Rahasia Sehat Sepanjang Hayat.

oppo_0 JAKARTA, Radio Lansia — Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Komunitas…

1 day ago

MAU JAGO CHUZHEN? YUK GABUNG DI SINI!

JAKARTA - Bertempat di Institut Nalanda, Pulo Gebang, Jakarta Timur, pada Rabu, 1 Juli 2026,…

1 day ago

MENUA ITU PASTI, GEMBIRA ITU PILIHAN!

JAKARTA — Suasana hangat dan ceria menyelimuti aula Gereja St. Bartolomeus, Taman Galaxy, Bekasi Selatan…

4 days ago

Warga Senior Bintaro Cerdas, Hoaks Pun Kandas

JAKARTA — Usia senja bukanlah hambatan untuk terus menyerap informasi baru dan beradaptasi dengan perkembangan…

4 days ago