Radio Lansia – Seiring bertambahnya usia, banyak lansia mengalami peningkatan sensitivitas. Perubahan hormon, kondisi kesehatan, dan faktor psikologis dapat menjadi penyebabnya. Sebagai anggota keluarga atau pengasuh, memahami dan mengatasi sensitivitas ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung bagi lansia.
Bukan hal yang aneh jika lansia yang awalnya pendiam mulai tertawa seperti orang kesurupan, berbicara dan bertingkah seperti orang yang tidak mereka kenal. Setelah beberapa saat dia kembali tenang, seolah tidak terjadi apa-apa.
Jika hal ini terus berlanjut, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Orang tua atau orang yang lebih tua mungkin memerlukan pengobatan dan terapi untuk mengatasi kondisi ini.
Pada umumnya orang tua yang mendekati usia 60 tahun atau lebih berada pada salah satu tahapan kritis akibat perubahan fisik seperti melemahnya otot dan berpikir lambat, perubahan emosi menjadi lebih sensitif dan kurang aktif karena tidak dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru. . Perubahan inilah yang membuatnya tidak dapat diprediksi dan menjadi orang yang berbeda dari yang dikenal sebelumnya. Bahkan tak jarang perilaku dan ciri-ciri orang lanjut usia mirip dengan anak-anak.
Menghadapi lansia yang sensitif membutuhkan kesabaran, pengertian, dan pendekatan yang holistik. Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, Anda dapat membantu lansia merasa lebih nyaman dan bahagia.
Jakarta - Aktivitas tak biasa mewarnai Aula Kecamatan Pondokgede, Bekasi, pada Kamis, 27 Agustus 2026.…
BEKASI - Anggapan bahwa teknologi digital hanya milik generasi muda perlahan runtuh di Gedung Karya…
Bogor - Kafe biasanya punya cerita yang hampir serupa. Ada kopi, makanan, meja, musik, lalu…
JAKARTA — Gelak tawa dan keceriaan memecah keheningan suasana Kolam Renang Taman Kartini, Bekasi. Puluhan…
Bekasi – Bertempat di Aula Kecamatan Bekasi Barat pada Kamis pagi, 20 Agustus 2026, puluhan…
Jakarta - Semangat kebersamaan dan rasa cinta Tanah Air mewarnai peringatan Dirgahayu Purnabakti Jakarta ke-7…