JAKARTA — Usia senja bukanlah hambatan untuk terus menyerap informasi baru dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Semangat membara ini terlihat jelas dalam pelaksanaan pembelajaran ke-2 Sekolah Lansia Pelita Nawasena, Bintaro Tangerang.
Bertempat di Dapur Eyang, Bintaro, pada Senin, 13 Juli 2026, puluhan lansia berkumpul dengan antusiasme tinggi untuk mendalami topik yang sangat krusial di era modern: “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital,” dengan narasumber Heni Mulyati, M.Pd., Manager Partnership dan Monitoring Evaluation Learning (MEL) Mafindo (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia).
Sekolah Lansia Pelita Nawasena hadir sebagai ruang belajar yang dirancang khusus untuk memfasilitasi kebutuhan para lansia agar tetap aktif, sehat, dan mandiri. Dalam wawancara eksklusif bersama Radio Lansia di lokasi acara, dr. Firda selaku Pembina Sekolah Lansia Pelita Nawasena menceritakan latar belakang mulia di balik berdirinya lembaga ini, yang diprakarsai oleh Persatuan Bakti Sosial Ibu-Ibu Bintaro Jaya.
“Di sekolah Lansia ini ada 12 kali pertemuan, dalam 1 bulan hanya 1 kali. Menitikberatkan mengenai agar lansia itu care terhadap dirinya, care terhadap lingkungannya, dan bisa membantu orang lain. Jadi sekolah ini pada intinya untuk kesehatan,” ujar dr. Firda hangat.
“Mudah-mudahan sekolah ini sustain (berkelanjutan) terus-menerus, dan bisa berguna bagi teman-teman terutama di daerah Bintaro,” lanjut Farida.
Saat berbincang dengan Radio Lansia (13/7), Farida menjelaskan bahwa sekolah lansia ini menerapkan system. Sistem berbayar dengan biaya yang sangat terjangkau ini sengaja diterapkan guna membangun rasa komitmen serta keterikatan emosional yang kuat antara siswa lansia dengan sekolah.
Sebagai pembicara utama, Heni Mulyati membekali para peserta dengan keterampilan praktis untuk berselancar di dunia maya dengan aman.
“Jadi materi tentang bijak bermedia sosial. Di sini saya mengajarkan kepada peserta tentang bagaimana sih mengenali diri kita. Apakah sudah bijak dalam menggunakan handphone, dan juga termasuk keamanan digital. Termasuk di dalamnya bagaimana bisa secara individu mengenali hoax, bagaimana tahu kanal-kanal kalau kita nanti kena hoax, atau cara untuk memeriksa peretas sederhana,” jelas Heni kepada Radio Lansia.
Heni menekankan bahwa keseharian lansia saat ini tidak bisa lepas dari media digital, sehingga pembekalan skill digital sangat penting.
“Bagaimanapun lansia sudah terpapar juga dengan digital. Jadi keseharian tidak lepas dari media digital, dan mereka juga rentan terhadap kejahatan digital. Sehingga kita perlu membekali lansia dengan kemampuan secara skill mereka dalam bidang digital,” ujar Heni melanjutkan.
“Yuk kita belajar terus tentang dunia digital, karena digital itu terus berkembang, teknologi terus berkembang, jadi semuanya akan selalu berubah,” harap Heni menutup perbincangan dengan Radio Lansia.
Bagi para peserta, Sekolah Lansia Pelita Nawasena bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan jembatan untuk memahami dunia yang terus berubah dengan cepat. Rasa syukur dan kebahagiaan terpancar dari penuturan Pujiati, salah satu peserta yang merasakan manfaat luar biasa secara langsung.
“Saya masih merasa ingin mendapatkan informasi, pengetahuan-pengetahuan yang baru, atau juga kalau yang sudah merupakan ulangan jadi refreshing. Tapi ini banyak hal yang baru menurut saya, karena dengan usia saya ini, tadi digital, pelajaran yang saya terima itu banyak hal yang kalau enggak kami sengaja sekolah di sini, mungkin kami enggak dengar,” ungkap Pujiati dengan penuh rasa syukur.
Melalui sinergi kepedulian dari Persatuan Bakti Sosial Ibu-Ibu Bintaro Jaya, bimbingan para pembina, serta bekal literasi dari para pakar, Sekolah Lansia Pelita Nawasena telah membuktikan bahwa proses belajar sejati tidak pernah mengenal batas usia.
JAKARTA — Suasana hangat dan ceria menyelimuti aula Gereja St. Bartolomeus, Taman Galaxy, Bekasi Selatan…
Jakarta – Suasana kegembiraan menyelimuti Gedung Olahraga (GOR) Bang Yan, Kota Bekasi, Rabu 8 Juli…
Jakarta, 16 April 2026 – Seiring meningkatnya kebutuhan akan layanan hunian dan perawatan lansia yang…
Bogor – Suasana segar di Kebun Raya Bogor menambah semarak pertemuan komunitas 50plus Regional Bogor…
Jakarta – Gemuruh semangat memenuhi GOR Bang Yan, Kota Bekasi, pada 6 Maret 2026. Ribuan…
Jakarta - Gedung DPRD Kota Bogor menjadi saksi sejarah baru dalam upaya peningkatan kualitas hidup…